Apakah Saya Benar-Benar Gagal?

DID I REALLY FAIL THESE PAST FEW MONTHS?

Iklan

Book Review “Quiet” by Susan Chain

Do you know quite well about the issue of introversion and extroversion? I have the book which can explain that, written by Susan Chain “Quiet”. The book is certainly like no other, with amazingly engaging explanation. You need to have it someday if you want to dig deeper on the issue. But here is my brief review of the book, just dont mind my personal “attrribute” counted in :D. Since it’s a long read, please be seated, get relaxed, and grab a drink! HAHA Baca lebih lanjut

Menebar Inspirasi

Beberapa bulan terakhir ini timbul suatu semangat dalam diri saya untuk mementori sepupu saya dalam beberapa hal yang sangat relevan dengan aktivitas mereka. Sebenarnya aya punya banyak sekali saudara  sepupu. Banyak yang sudah dewasa namun tak kalah banyak juga yang masih usia sekolah dan mereka tinggal dikampung. Namun dua sepupu yang akan saya cerita inilah  yang cukup menyita perhatian . Keduanya dulu Baca lebih lanjut

Picking up WUBC (again)

image

Saya ingat pertama membaca karya Murakami beberapa tahun lalu. Norwegian Wood. Novel ini bikin saya jatuh cinta lagi dengan karya fiksi. Walaupun membaca lewat ebook, tapi cukup semangat menyelesaikannya sampai akhir.

Beberapa bulan lalu karya Murakami yang lain (kali ini yg printed book) tiba dengan selamat ke alamat setelah memesan dari seorang teman dumay.  Judulnya Wind Up Bird Chronicle. Novel ini bacaannya memang agak “berat”, butuh imajinasi tinggi untuk mendapatkan “sense” ceritanya. Juga penuh dengan cerita surealis, begitu orang-orang menyebutnya. Kali ini kekeuh baca walaupun dengan alur yang sulit. Namun, untuk selang waktu yang lama rasanya alur ceritanya mulai nampak ngaco untuk saya yang punya pengalaman melahap cerita fiksi yang memang sangat minim.

Tp ntah kenapa, minggu ini ada suatu keberanian baru untuk mengambil kembali novel itu dari rak. Tak disangka, beberapa puluh menit kemudian saya malah “tenggelam” dalam cerita dengan pemahaman alur dan sense yang baik. I would say, the only reason I could “make” it because I have been a very passionate reader of Murakami’s works. Yeag, memang dari berbagai review, buku yang satu ini disarankan dibaca belakangan saja untuk Murakami’s novice reader, termasuk saya.

WEll, cukup menghabiskan beberapa bab setelah kemudian saya jeda membaca. Sihir Murakami itu nyata! Efek yang dulu saya pikir sementara dan cuma muncul di bagian tertentu saja dari novelnya, ternyata Murakami mampu mempertahankan nya hmpir diseluruh bagiannya. Setiap kalimat adalah generator kepuasan dan keterkejutan, membawa pembaca dalam selebrasi dunia sastra yg sesungguhnya. Uhuh..